Hubungan Antara Attachment Anak Dan Orang Tua Dengan Keintiman Dalam Berpacaran Pada Dewasa Awal

Authors

  • Afifa Febi Ariandi Faculty of Psychology Universitas Tarumanagara
  • Meike Kurniawati Faculty of Psychology Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.53091/hum.v4i3.126

Keywords:

keterikatan, keintiman, dewasa awal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara attachment anak dan orang tua dengan keintiman dalam berpacaran dewasa awal. Partisipan berjumlah 179 dewasa awal berusia 18 – 25 tahun yang menjalani hubungan berpacaran. Alat ukur pada penelitan ini mengunakan skala Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) dan skala Personal Assessment of Intimacy in Relationship (PAIR). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attachment ibu dan anak memiliki hubungan positif yang signifikan dengan keintiman r = 0,149 p = 0,046 (p<0,05). Artinya anak yang memiliki attachment tinggi pada ibu maka tinggi juga keintiman dalam berpacaran begitu juga sebaliknya.

References

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Haditono, S. R. (2019). Psikologi perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Gadjah Mada University Press.

Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.

Saral, T. B. (2023). Intimacy. EBSCO. https://www.ebsco.com/research-starters/psychology/intimacy

Utami, C., & Murti, H. A. S. (2017). Hubungan antara kelekatan dengan orangtua dan keintiman dalam berpacaran pada dewasa awal. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. 22(1): 40-49. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol22.iss1.art3.

Diamond, L. M. (2019). Biological processes in early adult romantic relationships. Journal of Social and Personal Relationships, 36(11): 3450–3465.

Cacioppo, J. T., & Patrick, W. (2008). Loneliness: Human nature and the need for social connection. W. W. Norton & Company.

Lestari, S. (2018). Hubungan komunikasi interpersonal dengan kelekatan pada anak yang diberi fasilitas smartphone. UIN Suska Riau.

Bowlby, J. (2005). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. Routledge.

Kasenda, dkk. (2023). Keterbatasan dukungan bimbingan dan pendidikan pada remaja dalam struktur keluarga. Jurnal Pendidikan dan Konseling.

Ashari. (2017). Dinamika pengasuhan anak di Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial.

Badan Pusat Statistik. (2022). Laporan profil anak usia dini 2021. BPS.

Pamuji, S. (2012). Hubungan persepsi keharmonisan keluarga dengan keintiman pada dewasa awal. Jurnal Ilmiah Psikologi.

Yulianti, D. W., & Hijrianti, U. R. (2024). Pengaruh father attachment terhadap self-disclosure wanita dewasa awal dalam hubungan romantis. Jurnal Empati, 13(2): 121 – 128. https://doi.org/10.14710/empati.2024.40358

Wijirahayu, A., Krisnatuti, D., & Muflikhati, I. (2016). Kelekatan ibu-anak, pertumbuhan anak, dan perkembangan sosial emosi anak usia prasekolah. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 9(3): 171–182. https://doi.org/10.24156/jikk.2016.9.3.171

Oktavianto, E. (2019). Hubungan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia prasekolah (keterikatan). ResearchGate, 12(2): 83–94. https://doi.org/10.36746/jka.v12i2.45

Erda, R., Badri, A. I., Gustina, N. Z., Putri, Y. D., Novia, R., Hayat, N. (2025). Peningkatan peran ibu dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat di telaga sakinah rw 13 kota batam. Jurnal Abdimas Awang Long, 8(1): 115–119. https://doi.org/10.56301/awal.v8i1.1464

Downloads

Published

2026-08-17

How to Cite

Ariandi, A. F. ., & Kurniawati, M. . . (2026). Hubungan Antara Attachment Anak Dan Orang Tua Dengan Keintiman Dalam Berpacaran Pada Dewasa Awal. Jurnal Humanipreneur, 4(3), 12-21. https://doi.org/10.53091/hum.v4i3.126